
Ringkasan Utama
- Pembuluh mekar: Anda mungkin mengalami varises akibat katup vena yang rusak, yang menyebabkan darah mengumpul alih-alih mengalir efektif kembali ke jantung.
- Mekanisme aksi: Stoking kompresi memberikan tekanan bertahap pada kaki Anda, yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mendukung katup vena.
- Manfaat Kaus Kaki atau Stoking Kompresi:
- Meningkatkan aliran darah di kaki
- Mengurangi pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki
- Membantu mencegah penggumpalan darah di pembuluh darah Anda
- Dapat mencegah perkembangan pembentukan varises
- Jenis-jenis Kompresi:
Berdasarkan Tingkat Kompresi:
Ringan (8-15 mmHg), Sedang (15-20 mmHg), Keras (20-30 mmHg), Kuat (30-40+ mmHg)
Berdasarkan Panjangnya:
Pergelangan kaki (tidak terlihat/tidak terlihat), Kru, Setinggi lutut, Setinggi paha, Setinggi pinggang
Berdasarkan Tujuan:
Kompresi bertahap, Anti-emboli, Dukungan/gaya hidup
Penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk menemukan jenis dan tingkat kompresi yang tepat untuk kondisi Anda. Mereka dapat memberikan resep kaus kaki kompresi medis jika diperlukan. Mengenakan stoking kompresi yang pas secara teratur dapat membantu mengendalikan gejala dan meningkatkan kualitas hidup Anda saat menghadapi varises.
Memahami Varises dan Terapi Kompresi

Dalam mengatasi ketidaknyamanan akibat varises, terapi kompresi dengan stoking yang dirancang khusus memainkan peran penting. Dengan melancarkan aliran darah dan mengurangi tekanan pada kaki, Anda dapat merasakan kelegaan dari gejala varises.
Apa Itu Varises?
Varises adalah pembuluh darah vena yang membesar dan melilit, yang seringkali tampak bengkak dan menonjol di atas permukaan kulit. Varises biasanya berwarna biru atau ungu tua, dan terjadi ketika katup vena yang rusak memungkinkan darah mengalir ke arah yang salah atau mengumpul. Kondisi ini terutama terlihat di kaki, di mana gravitasi membuat darah lebih sulit kembali ke jantung.
Cara Kerja Kaus Kaki Kompresi untuk Melawan Varises
Kaus kaki kompresi dirancang untuk memberikan tekanan lembut pada kaki dan pergelangan kaki Anda, sehingga meningkatkan peredaran darahAda berbagai jenis terapi kompresi, termasuk setinggi lutut dan stoking setinggi paha dan juga lengan kompresi.
- Stoking kompresi bertingkat, rekomendasi paling umum kami, menciptakan tekanan maksimum di pergelangan kaki, yang secara bertahap berkurang di bagian kaki.
- Kaus kaki kompresi kelas medis diberi nilai dalam milimeter air raksa (mmHg), yang menunjukkan besarnya tekanan yang diberikan. Gradien tekanan ini dapat membantu menjaga aliran darah normal, menopang otot betis Anda, dan mencegah aliran balik darah yang memperparah varises.
Manfaat Stoking Kompresi untuk Varises
Mengenakan stoking kompresi secara teratur dapat memberikan beberapa manfaat:
- Mengurangi ketidaknyamanan:Mereka dapat membantu meminimalkan rasa sakit dan pembengkakan yang terkait dengan varises.
- Pencegahan memburuknya gejala: Dengan meningkatkan sirkulasi dan dukungan vena, stoking dapat mencegah varises menjadi lebih parah.
- Dukungan selama aktivitas sehari-hari:Bagi mereka yang sering berdiri, perlengkapan kompresi dapat mengurangi rasa berat dan nyeri pada kaki.
- Aplikasi pasca operasi:Stoking kompresi sering digunakan setelah operasi untuk mengatur sirkulasi dan mengurangi risiko pembentukan gumpalan darah.
Ingat, pilih yang tepat tingkat kompresi dan memastikan kesesuaian yang tepat sangat penting agar stoking efektif. Disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk menentukan jenis dan tingkat kompresi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Memilih Kaus Kaki Kompresi yang Tepat

Memilih kaus kaki kompresi yang tepat sangat penting untuk mengelola varises secara efektif dan meningkatkan sirkulasi kaki.
Jenis Kaus Kaki Kompresi
Berdasarkan Tingkat Kompresi:
Ringan (8-15 mmHg): Untuk kaki yang sedikit sakit atau lelah
Sedang (15-20 mmHg): Untuk penggunaan sehari-hari, bepergian, olahraga
Tegas (20-30 mmHg): Untuk kondisi medis, pemulihan olahraga, pembengkakan
Kuat (30-40+ mmHg): Untuk kondisi medis serius seperti pembekuan darah atau pembengkakan parah
Berdasarkan Panjangnya:
Pergelangan kaki (tidak terlihat/tidak terlihat): Untuk sirkulasi udara saat memakai sepatu/sepatu bot
Kru: Panjang serbaguna untuk sehari-hari
Setinggi lutut: Panjang umum untuk kondisi medis
Setinggi paha: Saat kompresi kaki penuh diperlukan
Tinggi pinggang: Kompresi kaki penuh termasuk paha
Berdasarkan Tujuan:
Kompresi bertahap: Paling kencang di pergelangan kaki, tekanan berkurang di bagian kaki – terbaik untuk sirkulasi
Anti-emboli: Membantu mencegah pembekuan darah pada pasien yang tidak dapat bergerak
Dukungan/gaya hidup: Kompresi ringan untuk kaki yang lelah atau kenyamanan berdiri
Bagaimana Memilih Tingkat Kompresi yang Tepat?
Faktor-faktor berikut akan membantu Anda memilih stoking kompresi yang tepat.
| Tingkat Kompresi | Tujuan/Kondisi | Keparahan Gejala | Rekomendasi Dokter | Kenyamanan/Toleransi |
|---|---|---|---|---|
| Ringan (8-15 mmHg) | – Kenyamanan umum – Kaki terasa sedikit sakit dan lelah – Dukungan dan kenyamanan saat berdiri/duduk dalam waktu lama | Gejala ringan | Tidak diperlukan untuk penggunaan umum | Mulailah dengan tingkat yang ringan |
| Sedang (15-20 mmHg) | – Pakaian sehari-hari - Bepergian – Masalah medis ringan seperti pembengkakan ringan, nyeri kaki, peningkatan sirkulasi | Gejala ringan hingga sedang | Tidak diperlukan untuk penggunaan umum | Mulailah dengan tingkat sedang |
| Tegas (20-30 mmHg) | – Mengobati kondisi medis seperti sirkulasi yang buruk, pembengkakan | Gejala sedang | Direkomendasikan oleh dokter untuk penggunaan medis | Tingkatkan secara bertahap jika diperlukan dan dapat ditoleransi. |
| Kuat (30-40+ mmHg) | – Masalah serius seperti pembekuan darah, insufisiensi vena kronis, limfedema | Gejala parah | Dokter meresepkan untuk kondisi medis yang parah | Jangan melebihi tingkat kenyamanan Anda tanpa pengawasan dokter |
Singkatnya, sesuaikan tingkat kompresi dengan kebutuhan medis dan tingkat keparahan gejala Anda, dengan panduan dokter untuk penggunaan medis. Tingkat kompresi ringan (15-20 mmHg) cocok untuk penggunaan umum, tetapi kondisi medis seringkali membutuhkan 20-30 mmHg atau lebih tinggi berdasarkan faktor individu.



